Wanita Jawa Barat BerdayaPandemi Corona tidak hanya menghantam sektor rill di Indonesia tapi nyatanya sektor per-rumah tangga-an pun terganggu. Hal ini tidak lain disebabkan juga karena banyaknya sektor UMKM yang terganggu karena pandemi. Termasuk wanita – wanita yang terkena ‘dirumahkan’ oleh pabrik atau perusahaan. Bagi wanita yang beruntung dimana suami atau orang tuanya berkecukupan, mereka tentu akan diam tidak bersuara. Namun kenyataan hidup tidak berpihak baik kepada semua orang. Para teteh sareng euceu di Jawa Barat juga satu rasa tenggang rasa terhadap hal ini. Tapi sudah dari sananya Indonesia adalah bangsa yang tidak pantang menyerah. Sejak nenek moyangnya adalah seorang pelaut yang mengarungi 7 samudra.

Hal itu pula yang dicontohkan oleh wanita nomor 1 di Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil. Yang biasa disebut dengan Ibu/Teh Cinta. Melalui live season bersama IGeneration dan dr.Najmah dengan riang gembira dan penuh semangat, ia menyebutkan bahwa menjadi ‘mamahnya’ warga Jawa Barat adalah sebuah kehormatan. Oleh karena itu ia juga mencontohkan kepada para warga Jawa Barat untuk hidup penuh semangat dan penuh dengan cinta. Sebagai contoh, ia menuturkan ada sebuah kegiatan yang ia dan keluarga rajin lakukan paling tidak selama 20 menit yaitu ritual pelukan. Katanya dengan berpelukan kita bisa memancing hormon bahagia, sehingga dalam menjalani aktivitas pun kita akan ikut berbahagia. Kebiasaanya ini sudah ia lakukan lama sehingga orang – orang di rumah sudah melakukannya sendiri tanpa harus disuruh – suruh. Seperti halnya kebiasaan untuk berpikir kreatif. Ujarnya banyak hal yang dapat wanita lakukan untuk mensupport roda perekonomian di rumahnya. Dengan adanya internet, paling tidak wanita dapat membantu dengan berjualan secara daring. Ucapnya pemerintah hadir hingga ke rumah, namun tetap usaha masyarakat sendiri untuk keluar dari kesulitan tetaplah harus dilakukan.

Selain membantu ekonomi rumah. Istri Kang Emil ini menuturkan pada saat pandemi seperti sekarang wanita di Jawa Barat juga bisa berkesempatan untuk meningkatkan kapasitas diri melalui belajar. Hal ini ia contohkan sendiri dengan dirinya yang saat ini sedang mengambil gelar doktoral di bidang Ilmu Komunikasi. Karena baginya wanita tidak hanya sekedar mengurus urusan dapur, sumur dan kasur tapi lebih dari itu. Dengan terdidiknya seorang wanita maka terdidik pula anak – anak generasi penerus bangsa. Bagi wanita di Jawa Barat yang kesulitan secara ekonomi tapi ingin belajar dengan sungguh – sungguh. Ia menginisasi program Sekoper Cinta. Ditujukan untuk wanita muda maupun yang sudah berumah tangga tapi tidak berkesempatan untuk menyelesaikan pendidikan sampai SMA.

Yuk kamu juga bisa berdaya bareng Kembangin melalui program enterpreneurship yang disediakan oleh Kembangin. Cek terus updatenya di Instagram www.instagram.com/kembangin . Maju terus wanita Indonesia !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here