Shifting New Normal setelah Era Corona –  Sebuah fenomena unik terjadi di dunia industri saat ini. Semua model yang selama ini semua orang lakukan mendadak berubah hampir 180 drajat. Pernahkah kamu menemukan kalau sebelumnya orang – orang yang tidak terbiasa untuk memasak, sekarang menjadi bisa memasak karena seharian diam di rumah. Rupanya, para praktisi baik pebisnis maupun pengamat menyebut ini sebagai The New Normal. Rutinitas – rutinitas yang selama ini tidak biasa kita lakukan menjadi dipaksa untuk dilakukan. Kemarin penulis berkesempatan untuk diskusi langsung dengan seorang praktisi mentoring bisnis juga seorang akademi yaitu Dr. Dwi Indra Purnomo. Pria yang akrab disapa Kang Dwi ini menuturkan bahwa perubahan yang terjadi saat ini adalah Momentum untuk para pelaku bisnis melakukan pivoting atau perubahan model bisnis.

Text Box: Dr. Dwi Indra Purnomo, S.T.P, M.T,
seorang akademisi dan penggerakan usaha
berbasiskan sosial teknologi
Dr. Dwi Indra Purnomo, S.T.P, M.T,
seorang akademisi dan penggerakan usaha
berbasiskan sosial teknologi

                        Kata pivot sendiri terinspirasi dari permainan bola basket yaitu dimana keadaan seorang pemain, merubah sedikit aliran pergerakannya di lapangan tanpa merubah 100% posisinya didalam tim tersebut. Begitula bisnis yang sedang kamu jalani. Sebagai contoh, kamu yang biasa berbisnis tour and travel tentunya babak belur dihajar Covid-19. Dengan memanfaatkan memontum, kamu bisa berjualan alat pengukur suhu portable semasa pandemi corona berlangsung. Yang jadi pertanyaan adalah bagaimana kalau setelah pandemi beres, apakah bisnis sementara ini ditinggal begitu saja ?

                        “Bisa iya, bisa tidak. Tergantung keputusan kamu dan tim” tegas Kang Dwi. Jelasnya bahwa bisnis sementara ini penyelamat cash flow usahamu. Kalau setelah pandemi ternyata penjualannya masih bagus, tentu kamu bisa saja melanjutkannya. Kalau cuan kenapa ngga !? Lalu tips apa saja yang dapat kamu lakukan untuk terbiasa didalam kondisi the new normal ini ? Berikut Kang Dwi memberikan tips yang dapat kamu coba :

Perhatikan momentum

Perhatikan sekitarmu ! Itulah cara termudah untuk menemukan momentum jelas Kang Dwi Purnomo. Apabila sekitarmu, membutuhkan supplai sayuran organik, bisa kamu tawarin. Kamu bisa bekerjasama dengan pebisnis atau bahkan petani yang daya jualnya menurun. Selain kamu membantu penjualan sayur milik petani tetap ada, uang kas perusahaanmu juga tetap hidup.

2. Intenskan lagi komunikasi kamu dengan tim ya

“Loh bukannya dengan PSBB ini ngga ketemu ya ?” Eits tunggu dulu, maksudnya adalah perdalam lagi hubungan emosional kamu dengan timmu. Kamu bisa sesekali melakukan konfrensi daring, dari sana kamu bisa saling bonding lagi dengan timmu. Siapa tahu, dengan PSBB ini kamu mengetahui hal dari tim yang selama ini tidak kamu ketahui. Dan yang paling penting adalah kamu bisa memberikan pengertian bagaimana kondisi perusahaan selama corona berlangsung. Bahasa anak mudanya deep talk !

3. Saling memberikan feed back antar kamu dan tim itu perlu loh

Ini masih menyambung dengan nomor 2. Masa sih selama diam di rumah, kemapuan kamu ngga naik ? Biarkan antar orang di tim saling memberikan masukan. Si A memberikan masukan agar si B lebih baik di bidang manajamen waktu, sebaliknya si B memberitahu si A agar lebih baik dalam mengatur emosi. Dengan begitu selesai pandemi, tim kamu bisa menjadi lebih baik lagi.

4. Gagal ? jangan takut, kamu selangkah lagi berhasil !

Belajarlah dari Thomas Alfa Edison atau penemu permainan Angry Birds, mereka gagal berkali – kali baru menemukan sebuah ciptaan yang luar biasa. Tidak hanya mengubah hidup mereka sendiri namun hidup seluruh orang di dunia. Gagal itu ketika kamu berhenti mencoba ! Jadi terus coba ya jangan sampai berhenti, semangat !

5. Sabar dan berdoa kepada Tuhan itu andalan terakhir dan mujarab gengs

Terakhir, kamu harus banyak berdoa. Kondisi ini tidak ada yang bisa memprediksinya kapan berakhir. Pererat komunikasi tim juga perbanyak berdoa. Supaya kita bisa melewati badai ini bersama – sama. Kalau kata Ari Lasso, badai pasti berlalu.

Nah, gimana ? Siap untuk berubah lebih baik lagi ? Harus !!! Kalau tidak kamu akan benar – benar mati babak belur dihajar kondisi saat ini. Bersama – sama mari kita berdoa supaya wabah ini cepat berakhir. Kembangin, bersama teman – teman pengusaha muda bergerak memberikan bantuan untuk saudara – saudara kita yang membutuhkan. Kamu bisa ikut bersama untuk membantu meringankan beban saudara kita yang sekarang tidak bisa mendapatkan penghasilan. Terus ikuti update terbaru di instagram @kembangin dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi kamu yang menjalankan ! 😊 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here