Dewasa kini banyak nama – nama profesi yang baru terdengar hanya pada saat era disruptif. Seperti : Social Media Anaylis, Content Writer, UI/X Designer dan masih banyak lagi. Profesi – profesi yang sebelumnya hanya sebuah khayalan beberapa tahun lalu. Anak muda masa kini sudah tidak lagi terfokus untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil maupun Polisi. Walupun tidak dipungkuri masih ada yang mengarah profesi tersebut. Dirangkum dari berbagai sumber, selain profesi ada pula yang menjadi patokan millenials dalam bertindak yaitu Peranan.

            Millenials dipenuhi rasa idealisme ingin mengaktualisasi diri berbeda dengan generasi sebelumnya yang cenderung main aman, bagi millenials bermain aman tidak ada tantangan yang mereka rasakan. Tapi terkadang terlalu idealis pun akan membunuhmu perlahan, sulit membuatmu hidup. Lalu bagaimanakah cara menemukan peranan / profesi yang ideal untuk kamu ? Kamu yang sebentar lagi lulus atau sedang mengerjakan skripsi, artikel ini kami persembahkan untukmu.

  1. Shifting era dari Industri 3.0 ke 4.0 harus kamu perhatikan

Perubahan era Industri 3.0 (mesin) ke 4.0 (digital) adalah sebuah perubahan yang sangat melompat jauh. Ini bisa kita lihat di orang tua kita yang sebelumnya terbiasa dengan hal – hal yang manual ketika dihadapkan dengan hal – hal berbau digital, mereka gagap teknologi. Alhasil ini mengakibatkan tidak terarahnya mereka dalam menggunakan teknologi. Kalau kamu perhatikan banyak hoax tersebar ya di grup WhatsApp keluarga. Sangat sedikit presentasinya anak muda terpelajar termakan berita bohong.

Dari sini kamu bisa mempertimbangkan apa yang harus kamu lakukan untuk bertahan di era Industri 4.0 yaitu Literasi Teknologi.

  • Kemampuan memilah informasi yang begitu banyak

Menyambung dari nomor 1, dengan maraknya perkembangan teknologi digital maka akan semakin deras pula informasi yang ada di dunia maya. Millenials harus mampu memilih informasi yang berguna dan tidak berguna. Peranan menjadi jurnalis adalah salah satu cara untuk kamu melatih kemampuan memilah informasi. Begitulah

  • Kreativitas adalah kunci

Supaya kamu bisa lebih mantap perluas kreativitas yang kamu miliki. Kreatif adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, baik berupa gagasan maupun karya nyata yang relatif berbeda dengan apa yang telah ada (dikutip dari : Supriadi). Maupun peranan, maupun profesi yang kamu ambil, orang yang bisa berkreativitas lebihlah yang akan dicari oleh banyak orang. Bagaimana cara kamu bisa menambah berkreativitas ? Perbanyak Literasi Membaca, bermain, dan berjejaring. 

  • Selalu ingat bahwa dunia ini hidup karena kolaborasi bukan persaingan

Terakhir menyambung yang nomor 3, pada kata terakhir ‘berjejaring’. Kita hidup sebagai manusia sosial yang saling berinteraksi. Tentu cara yang terbaik adalah dengan berkolaborasi sehingga apa yang kamu lakukan dapat jauh lebih memiliki hasil yang positif. Seperti yang dikatakan oleh Ridwan Kamil (Kang Emil) “Kita hidup di zaman kolaborasi” (Buku Mengubah Dunia Bareng – Bareng). Maka perbanyaklah kolaborasi lintas keilmuan, supaya hasanah keilmuan kamu semakin bertambah gengs.

            Dari keempat hal tersebut yang harus kamu lakukan adalah lihat dimana kelebihan yang kamu miliki tidak semua orang memiliki keempat hal tersebut. Dari sana kamu akan melihat apa peranan yang akan kamu ambil. Bagi yang memiliki kelebihan dijejaring, maka peranan kamu adalah sebagai gravitasi atau yang mempersatukan orang banyak dan profesi yang tepat adalah Marketing, Public Relation dan CEO. Jadi peranan dan profesi adalah hal yang saling berkaitan gengs, penuhi dulu peran kamu di masyarakat sebagai apa. Kemudian kamu dapat menentukan profesi yang tepat untuk dirimu sendiri. Silahkan kamu pikirkan gengs, diakhir pekan ini. Sambil nongkrong di cafe andalan kamu kemudian memetakan peranan dan profesi yang akan kamu ambil. Sekian dulu dari kita gengs, jangan lupa follow akun instagram @kembangin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here