Sebenarnya, tulisan ini masih menyambung dengan tulisan sebelumnya tentang Shifting bisnis di era corona (link artikel tertera). Jadi pastikan kamu sudah membaca terlebih dahulu tulisan sebelumnya, ya !

Setelah kamu paham bagaimana yang harus dilakukan tentu berikutnya yang harus kamu lakukan adalah praktik. Tapi kami yakin, ada beberapa yang akan bertanya “Arah apa yang harus saya dan tim lakukan saat ini ?” atau kalau tidak “Masa iya, saya cuman jualan seadanya, ngga banyak profit kayak biasanya ?” Tenanglah, baca tuntas tulisan ini supaya kamu tercerahkan dan tidak galau. Tentu ditengah ketidakpastian saat ini kamu membutuhkan kompas yang bisa membimbing kamu bukan ? Hal ini mencegah kamu sudah jatuh, tertimpa tangga pula. Paling tidak, cukup jatuhnya saja yang kamu rasakan. Nah berikut 5 panduan untuk kamu merubah budaya perusahaan disaat seperti ini :

  1. Profit ke Purpose
  2. Hirarki ke Jejaring
  3. Mengontrol ke Memperdayakan
  4. Merencanakan ke Mencoba
  5. Privasi ke Transparansi

Mari kita bahas satu per satu;

  • Profit ke purpose ? Bukannya bisnis itu tujuan akhirnya profit kan ? Kamu benar tidak salah, semua bisnis memang bermuara ke mencari untung. Tapi bagaimana kalau mencari untung ini, kamu perluas lagi pengertiannya. Tidak hanya melulu tentang uang, tapi untung dalam berempati antar sesama. Dengan peranan perusahaan yang kamu gali lebih dalam, harapannya dapat membantu orang lebih banyak lagi. Tentu dengan target orang yang lebih banyak lagi, calon cuan ada di depan mata kamu kan 😊. Jadi jangan takut untuk, meluaskan dampak perusahaan kamu ya.
  • Sedangkan, kalau kamu dulu terbiasa bertemu seseorang karena hirarki (jabatan). Mulai saat ini biasakan memperbanyak jaringan, diberbagai level. Perbanyak kontak baru di telepon genggammu, mereka adalah calon pembeli yang bisa kamu prospek untuk membeli produk / menggunakan jasamu.
  • Ini yang paling terasa saat ini kalau kamu praktikkan. Bagi kamu yang terbiasa menyuruh tim untuk melakukan apa – apa. Hal ini akan berkurang pada saat kamu bekerja dari rumah. Berbeda ketika di kantor, mereka ketika melihatmu tentu akan segan. Sekarang ? Tentu tidak terlalu. Mereka bisa sambil rebahan seharian. Kemauan dari diri mereka sendirilah yang akan memberikan warna berbeda pada perusahaan. Inisiatif sendiri jauh lebih asyik ketimbang, ide yang dipaksakan untuk keluar oleh atasan. Jadi mulai ajak tim kamu untuk mengeluarkan potensi penuh mereka ! Salah satunya bisa kamu gunakan team charter canvas.
  • Say no to wacana ! Ini saatnya kamu dan tim memperbanyak mencoba dan mencoba. Ingat di artikel sebelumnya, jangan takut gagal. Kamu akan tahu kapan kamu akan berhasil seiring berjalannya waktu. Insting kamu akan terlatih melihat mana yang bagus dan buruk untuk bisnis kamu. Jadi siap untuk sukses ? Action, action dan action !
  • Terakhir, mulailah transparan terhadap apapun. Selama itu bukan hal yang terlalu privasi, bagaimana pun juga kamu dan tim disini bekerja, bukan untuk curhat bersama. Jadi tetap harus tahu batasan. Namun ada satu yang disarankan untuk kalian saling transaparan yaitu impian. Dengan memiliki visi impian yang sama dan semakin tajam, ini akan menambah bensin perusahaan kamu ketika sedang kondisi sulit.
Sumber : www.instagram.com/thelocalenabler

Sekian artikel Kembangin untuk hari ini, selamat menjalankan ibadah puasa untuk kamu dimanapun berada. Salam dari kami ke keluarga kamu. Bila kamu suka, share artikel ini dan bookmark kembangin.com di peramban kamu. Salam !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here