Narasumber, Bapak Nur Ibrahim Dosen Telkom University.

Kembangin Journal-BANDUNG. Sabtu, 02 November 2019

Industri 4.0 di era digital di segala bidang, Proses “Transpormasi Digital” Dari rangkaian “Value Chain” digunakan oleh beberapa sektor industri, bukan hanya manufaktur Otomatisasi dengan teknologi Cyber.

Industri 1.0, ketika tenaga manusia dan hewan digantikan oleh kemunculan mesin Uap-abad 18. Industri 2.0, Kemunculan Pembangkit tenaga listrik, pesawat telepon,mobil, dan pesawat terbang dll, Produksi secara masal. industri 3.0, Awal tahun 1970-an, perkembangan semi Konduktor, Teknologi Digital dan internet, Penggunaan elektronik dan Teknologi informasi untuk otomatisasi Produksi. Industri 4.0, Sistem Cyber-Physical konektifitas manusia, mesin , dan Data Semua sudah ada di mana-mana, istilah ini di kenal dengan nama internet of things. Industri internet, inovasi disruptif yang dapat mengancam perusahaan-perusahaan yang sudah lama ada.

Industri 4.0 telah banyak menyentuh banyak aspek dalam kehidupan kita sehari-hari, Industri 4.0 mengintegrasikan dunia digital dan fisik, dapat meningkatkan operasi bisnis, produktifitas, dan pertumbuhan pendapatan, memberikan nilai tambah dan Costumer Experiences. Menghubungkan Ekosistem, Mendorong keputusan yang lebih baik, Organisasi di tuntut untuk Dinamis, inovatif dan mampu beradaptasi terhadap dinamika tekanan dan tuntutan pasar.

Era digital berpotensi untuk mengubah setiap aspek kehidupan sehari-hari dan bentuk kembali bagaiman orang membuat keputusan. Meningkatkan pengalaman pelanggan (Costumer Experiences) dan menciptakan model bisnis baru untuk mengoptimalkan rantai nilai untuk tingkat efisiensi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

(Kembangin Journal bagian dari Cikra indo).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here