Cara Mendapatkan Suntikan Dana Dari Investor,
Oki Earlivan CEO Edu Group & CEO Triplogic

Kembangin Journal – BANDUNG. Artikel kali ini akan mengulas materi yang disampaikan oleh Oki Earlivan yang merupakan CEO Edu Group dan Triplogic pada acara Pesantren Startup 2019 di Bandung.

Oki Earlivan yang kerap disapa Kang Oki ini memulai usaha pertama kali di tahun 2007 yaitu membuat bimbingan belajar (bimbel) dengan nama Edulab. Setelah Edulab berjalan 11 tahun, Kang Oki kemudian kembali membangun usaha baru yaitu Eduplex dan sekolah Global School, disusul dengan Triplogic di Bandung. Triplogic merupakan digital startup dalam bidang logistik yang hadir pertama kali pada tahun 2017 di konferensi Tech in Asia. Kemudian pada tahun 2018, Triplogic memusatkan operasi dan bisnisnya di kota Jakarta.

Triplogic adalah aplikasi yang menawarkan jasa pengantaran barang dengan cepat dan murah, bahkan sampai gratis kemanapun. Lalu dari mana keuntungan dapat diperoleh dengan model bisnis seperti itu?

Menurut Kang Oki, cara menjalankan bisnis digital startup cukup berbeda apabila dibandingkan dengan bisnis konvensional lainnya. Di tahap ini Triplogic fokus pada pengembangan nilai perusahaan (valuasi). Apabila valuasi bisnis konvensional dilihat dari nilai asset dan lain sebagainya, valuasi digital startup biasanya dilihat dari seberapa besar dampak yang diberikan kepada masyarakat. Dengan kata lain bisa dilihat dari seberapa banyak pengguna jasa perusahaan tersebut. Model bisnis seperti ini juga dilakukan oleh startup besar Indonesia seperti Go-Jek, BukaLapak, Tokopedia, Blibli, dan lain sebagainya.

Apabila diperhatikan lebih lanjut, dapat dikatakan seluruh digital startup yang belum melakukan Initial Public Offering (IPO) di Indonesia masih memiliki neraca keuangan merah, atau belum menguntungkan. Meskipun demikian, Go-Jek dapat menjadi sebuah perusahaan dengan nilai valuasi lebih dari 14 triliun (Decacorn). Hal ini dapat terjadi karena Go-Jek dinilai memberikan dampak yang sangat besar terhadap masyarakat apabila dilihat dari jumlah pengguna dan mitranya saja.

Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa besarnya dampak yang diberikan perusahaan terhadap masyarakat merupakan faktor yang diperhatikan oleh calon investor. Selain itu yang tidak kalah penting adalah tokoh-tokoh yang menjalankan perusahaan tersebut, atau the man behind the gun. Sebagus apapun ide yang ditawarkan dari sebuah perusahaan, calon investor tetap akan melihat apakah orang-orang tersebut mempunyai kapabilitas untuk mengelola usaha yang ditawarkan.

#Pesantrenstartup2019-BIM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here